Tampilkan postingan dengan label Kucing Anggora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kucing Anggora. Tampilkan semua postingan

Mengenal ciri ciri kucing anggora yang sedang sakit

 On Minggu, 20 Desember 2015  

Mengenal ciri ciri kucing anggora yang sedang sakit
Mengenal ciri – ciri kucing anggora yang sedang sakit – Memelihara sebuah kucing anggora merupakan hal yang sangat menyenangkan bagi kita pecinta kucing. Disamping cara perawatan kucing anggora yang lumayan mudah, tentunya kita akan selalu terhibur dengan tingkah konyol yang dilakukan oleh kucing ini.

Kucing anggora memiliki bulu yang lebat dan juga bentuk wajah yang amat mungil, hal inilah yang membuat para pecinta kucing jatuh hati untuk ingin memelihara kucing ini. Bermain dengan kucing anggora merupakan hal yang sangat menyenangkan, akan tetapi pernahkah Anda menjumpai kucing anggora Anda bertingkah tidak seperti biasanya?

Kucing anggora yang sedang jatuh sakit memiliki beberapa ciri – ciri yang mudah diketahui oleh pemiliknya. Beberapa sakit yang dialami oleh kucing anggora ini bisa disebabkan oleh serangan virus, kurangnya asupan gizi, dan juga tidak teraturnya vaksinasi yang diberikan oleh pemiliknya. Pada kesempatan kali ini, penulis akan memberikan ciri – ciri kucing anggora yang sedang jatuh sakit. Ciri – ciri ini mudah dikenali lantaran akan tampak pada bagian fisik tubuh kucing anggora. Mau tau seperti apa ciri – ciri kucing anggora yang sedang jatuh sakit? Berikut penulis ulas selengkapnya!

Ciri Fisik

Ciri fisik merupakan cara yang paling mudah kita ketahui melalui perubahan pada tubuh kucing anggora. Berikut ciri fisik yang bisa kita ketahui

1. Bulu kucing rontok

Bulu ini rontok bukan karena perubahan hormone yang terjadi didalam tubuh kucing. Bulu kucing rontok biasanya terjadi lantaran perubahan hormone atau lingkungan seperti sedang birahi, jamuran, jenis makanan tidak cocok, atau suhu ruangan terlalu panas. Jika bulu kucing kita rontok berarti kucing kita sedang kekurangan asupan vitamin.

2. Perubahan bentuk tubuh

Jika ada beberapa bagian tubuh kucing kita yang berubah seperti bengkak pada bagian tubuh tertentu, berarti kucing kita memang sedang sakit. Perubahan bentuk lainnya juga bisa berupa luka. Jika pada bagian luar tidak ada perubahan, cobalah dengan mencium bau mulut kucing kita, bisa jadi kucing milik kita terserang penyakit pencernaan.

3. Lihatlah kotoran kucing kita

Kotoran pada kucing bisa digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi seberapa sehat kucing yang kita rawat. Coba perhatikan apakah kucing anda tergolong susah buang air besar atau tidak. Perhatikan juga bentuk fasesnya cair apa padat. Jika mencret atau bisa disertai dengan darah, maka kucing anda terserang penyakit saluran pencernaan.

4. Kucing Sering Muntah

Jika kucing yang kita miliki sering muntah padahal dia sedang tidak hamil, bisa diartikan bahwa kucing tersebut sedang jatuh sakit. Bisa jadi kucing yang kita miliki menelan benda yang tidak semestinya untuk ditelan. Atau bisa juga diakibatkan oleh makanan yang tidak cocok.

Seperti itulah kira-kira sedikit wawasan yang semoga bermanfaat tentang Cara Mengenal ciri ciri kucing anggora yang sedang sakit

Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Benar

 

Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Benar
Membersihkan telinga kucing adalah rutinitas yang wajib Anda lakukan untuk menjaga kebersihan telinga kucing dan juga mencegah tungau telinga atau pun earmite, bahkan membersihkan telinga kucing ini juga berguna untuk mencegah infeksi bakteri dan jamur pada kotoran yang dapat menyumbat di telinga kucing kesayangan Anda.

Untuk membersihkan telinga kucing ini terbilang gampang-gampang susah, yang kebanyakannya kucing tidak suka dipegang telinganya, sebab telinga kucing adalah salah satu bagian yang cukup sensitif dari kucing. Meskipun hal ini sulit, tetap harus Anda lakukan, jangan sampai menunggu kucing terkena infeksi telinga atau pun radang telinga pada kucing. Untuk itulah pada kesempatan yang baik ini kami akan menjelaskan beberapa cara membersihkan telinga kucing serta perlengkapan yang harus dipersiapkan. Ingin tahu seperti apa? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Perlengkapan yang harus disiapkan untuk membersihkan telinga kucing


Silakan siapkan sarung tangan, usahakan untuk selalu menggunakan sarung tangan, bisa yang terbuat dari plastik atau pun karet. Selain itu Anda juga harus mempersiapkan cotton buds, carilah yang berukuran tidak terlalu besar, dan siapkan juga kapas dan tissue. Terakhir silakan Anda carikan pembersih telinganya, atau Anda bisa menggunakan obat tetes telinga untuk kucing, jika telinga kucing kesayangan Anda sudah terkena infeksi dan juga earmite.

Cara membersihkan telinga kucing yang benar

Nah, untuk cara membersihkan telinga kucingnya, hal yang pertama harus Anda lakukan adalah memegangi dan memposisikan kucing di meja atau pun di pangkuan, jika memang kucing Anda tidak mau diam, silakan balut dengan handuk.

Setelah itu pastikan Anda sudah menggunakan sarung tangan terlebih dahulu, kemudian lipat telinga kucing hingga pada bagian dalam teinganya terlihat. Teteskan cairan pembersih telinganya 1 hingga 3 tetes.

Tunggulah 15 hingga 20 detik, kemudian pijat bagian belakang telinga secara perlahan agar cairan pembersih merata. Lap kotoran pada telinga yang ada dibagian luar dengan kapas atau tissue, kemudian bersihkan kotoran dilekukkan telinga bagian dalam dengan cotton bud secara perlahan.

Hati-hati ketika membersihkan menggunakan cotton bud ini, jangan sampai terlalu keras dan jangan terlalu dalam juga saat mengorek kotorannya, supaya telinga kucing Anda tidak iritasi atau pun terluka. Jika kucing berontak, silakan hentikan sesaat hingga kucing kembali tenang. Usahakan saat membersihkan telinga kucing ditempat yang terang, hingga terlihat telinga kucing bagian dalamnya.
Bersihkan telinga kucing secara bertahap, dapat dilakukan setiap harinya hingga kotoran yang ada di dalam telinga kucing keluar dan mudah dibersihkan.

Demikianlah sedikit informasi yang dapat kami rangkumkan untuk Anda tentang cara membersihkan telinga kucing yang benar, semoga bisa bermanfaat.

Mengenal 4 Jenis Kucing Persia

 

Mengenal 4 Jenis Kucing Persia
Mengenal 4 jenis kucing Persia – Kucing Persia merupakan salah satu jenis kucing yang saat ini tenagh populer di Indonesia. Kucing yang memiliki ciri khas gemuk, bulat, dan juga pesek ini, menjadi pilihan utama kucing yang harus dipelihara oleh pecinta kucing dari seluruh dunia. Kucing ini memiliki wajah yang sangat lucu dan unyu, hal inilah yang menyebabkan kucing Persia semakin digemari.

Beberapa pecinta kucing di dunia sering melakukan persilangan terhadap jenis kucing Persia ini, inilah yang menyebabkan adanya beberapa ciri khas kucing Persia yang hilang. Kucing Persia ini bisa ita kenali ciri – cirinya lewat hidungnya yang sangat pesek, hidung yang sangat pesek inilah yang menyebabkan pemiliknya sangat memanjakan jenis kucing Persia ini.

Ada beberapa jenis kucing Persia yang ada di dunia yang saat ini tengah beredar luas di Indonesia. Pada kesempatan kali ini, penulis akan mengajak Anda semuanya untuk mulai mengenal beberapa jenis kucing Persia yang ada di Indonesia. Mau tau seperti apa saja jenis kucing Persia yang sangat lucu ini? berikut penulis ulas selengkapnya!

Kucing Persia Flatnose

Kucing Persia Flatnose merupakan jenis kucing Persia yang memiliki hidung pesek, oleh sebab itu kucing Persia ini disebut sebagai kucing Persia flatnose yang berarti pesek. Kucing Persia flatnose ini memiliki bentuk tubuh yang cukup gemuk, dengan bentuk wajah yang bulat disertai bentuk hidungnya yang pesek. Udah kebayang bukan betapa lucunya kucing ini?

Ciri lainnya yang sangat menonjol dari kucing ini adalah pipinya sangat tembem dan memiliki tingkah laku yang konyol. Kucing ini memiliki tingkah laku yang konyol seperti berguling – guling pada lantai dan juga memaparkan wajah yang bisa membuat para pemiliknya sangat saying pada kucing ini.

Kucing Persia Medium

Kucing Persia medium merupakan jenis kucing Persia yang masih menonjolkan beberapa ciri kucing pada umumnya. Kucing Persia tipe medium ini memiliki bentuk tubuh yang standar dan juga hidung dari kucing ini tidak pesek dan tidak mancung. Bulu pada kucing Persia medium ini juga tidak perlalu panjang. Jika kita memperhatikan seksama bentuk tubuh kucing ini, maka kita akan menemukan beberapa ciri umum pada kucing lainnya.

Kucing Persia Peaknose

Kucing Persia peaknose merupakan jenis kucing Persia yang sangat pesek sekali dibandingkan dengan jenis kucing Persia yang lainnya. Jenis kucing yang satu ini merupakan kucing yang banyak digemari dan diikutkan kontes kucing. Kucing ini memiliki bulu yang halus dan lebat serta ukuran tubuhnya lumayan gemuk.

Kucing Persia Himalaya

Kucing Persia Himalaya merupakan jenis persilangan dari kucing Persia dengan kucing Siamse. Yang membedakan kucing ini dengan kucing Persia lainnya adalah bentuk tubuh dari kucing ini lumayan langsing, berkaki pendek, dan memiliki bulu khas kucing siamse. Jenis kucing ini banyak digemari oleh pecinta kucing dunia lantaran kucing ini memiliki perawatan yang tidak terlalu sulit.

Kurang lebih seperti itulah dari beberapa jenis kucing persia yang coba penulis bagikan di halaman kali ini. Semoga bermanfaat yah?

Rawat Kucing Anggora Putih Anda dengan Cara Ini

 

Rawat Kucing Anggora Putih Anda dengan Cara Ini
Kucing memang hewan yang sangat menggemaskan. Bentuk wajah yang lucu dan bulu – bulu imut yang menghiasi tubuhnya membuat hewan yang satu ini begitu disukai. Tak hanya anak – anak, bahkan orang dewasapun sangat suka dengan hewan imut yang satu ini. Ataukah anda juga menyukainya? Diantara sekian banyak ragam kucing, ras kucing yang paling banyak disukai adalah kucing ras anggora yang berasal dari luar negeri.

Kucing ini memang sangat lucu. Memiliki bulu – bulu yang begitu tebal dan panjang sehingga bisa dikuncir serta memiliki bentuk wajah yang menggemaskan.

Kucing anggora sendiri banyak sekali loh warna bulunya. Tetapi yang paling kerap dijadikan pilihan adalah kucing anggora berwarna putih.  Namun satu yang menjadi kendala ketika memelihara kucing anggora berwarna putih, yaitu jika kita kurang menjaga kebersihan maka warna putih bulu kucing anggora akan kurang menarik, lusuh, dan terlihat tidak sehat. Karena itu, diperlukan perawatan yang optimal dalam merawat kucing anggora putih ini. Anda sedang merawat kucing anggora putih dan membutuhkan informasi bagaimana cara tepat merawatnya?
Simak ya informasi di bawah ini!

Cara Tepat Merawat Kucing Anggora Putih

Setidaknya ada dua langkah utama dalam merawat kucing anggora putih supaya tetap sehat dan bulu – bulunya tetap menarik.
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk merawat bulu kucing anggora agar sehat dan menarik adalah...

Memilih Makanan yang Tepat Agar Bulu Tidak Rontok

Ya, makanan kucing anggora memang harus dipilihkan secara selektif. Salah memberi makan saja bisa – bisa bulu kucing anggora rontok dan kusam.

Untuk menentukan produk makanan kucing apa yang cocok untuk kucing anggora putih anda, anda harus menanyakan dulu kepada dokter hewan. Atau menanyakan di tempat penjual kucing, makanan apa yang cocok untuk kucing anggora anda.

Selain makanan, membersihkan kucing anggora juga harus secara tepat. Dalam rangka membersihkan kucing anggora yang harus anda perhatikan adalah...

Membersihkan Badan Secara Rutin dan Membersihkan Kandang

Bersihkan badan si kucing dengan shampo bulu kucing yang efektif. Membersihkan badan si kucing ini anda lakukan dalam rangka agar bulu kucing tidak diserang kutu – kutu yang dapat membuatnya tidak nyaman dan juga untuk membersihkan bulunya. Selain membersihkan badan kucing anggora, yang harus diperhatikan juga adalah membersihkan kandang. Hal ini harus dilakukan dan sangat penting!

Kandang yang bersih dapat membuat kucing betah dan tidak mudah mengalami stres. Ya, kucing sama dengan manusia bisa terserang stres jika berada di lingkungan yang tidak dapat memberikan rasa nyaman untuknya.

Dan itulah beberapa aspek yang harus anda perhatikan dalam memelihara dan merawat kucing anggora. Semoga informasi kali ini yang kami berikan sehubungan dengan Cara Tepat Merawat Kucing Anggora Putih bermanfaat.


Back to top